Kamis, 09 Desember 2010

The Key is Being Grateful!


Hi guys.. long time no see.. Aku sangat  merindukan kalian sampai-sampai semalam aku bermimpi Tembem, Ariey, dan Dyas entah di dalam cerita apa. Mungkin gara-gara kemarin baca status Mbem yang Hpnya kecopetan, Ariey yang curhat tentang Altaf, dan Dyas yang cerita tentang skripsi dan tiba-tiba kalian semua ada di dalam mimpiku.
Beberapa waktu ini aku  melewati berbagai macam cerita dari sedih, marah, seneng. Singkatnya, dengan sifatku yang grasa-grusu alias gak sabaran, aku rada geregetan ngeliat to-do-list yang juga belum kelar mengenai wedding. Dari mulai seserahan, souvenir, undangan, prewedding foto, sampai hal pendukung pernikahan lainnya.
Ada suatu masalah yang bener-bener harus aku kejar dalam waktu yang terlihat panjang tapi sebenernya ini sangat pendek karena dalam 1 bulan, waktu sesungguhnya untuk mempersiapkan semua adalah hanya saat weekend. Jadi bagi kami 1 bulan ≠ 30 hari melainkan 8 hari (4 x Sabtu dan Minggu). Yup, ini karena jarak. Solo, Semarang, Tegal yang sangat menguras waktu kami.
Saat itu aku berharap kondisi kita adalah saat kita berlima masih ada di solo. Aku pikir, paling tidak, ada bantuan dan dorongan moral dari kalian untuk menenangkan aku. Paling tidak, aku bisa cerita masalah untuk meringankan beban dan lain sebagainya.
Belum lagi kesibukan dan masalah lain di kantor yang benar-benar menguras tenaga, pikiran dan perasaan. Semuanya menjadi sangat menyebalkan.
 Bahkan untuk urusan souvenir aku sempet berantem dahsyat dengan mama. Aku berteriak padanya dan dia gak mau angkat telponku. Sedih. Di satu sisi aku kurang setuju dengan keputusan yang dia ambil tanpa koordinasi, tapi di sisi lain aku sangat menyesal dengan sikapku itu. Tapi alhamdulilah akhirnya kami berbaikan.
Belum genap satu minggu, masalah lain datang (secara detail aku akan cerita sampai saatnya nanti). Intinya aku harus mencuri waktu kerja untuk menyelesaikan masalah ini. Kurang lebih satu minggu, masalah ini kelar. Untungnya ada hari libur dalam minggu kemarin. Jadi dari sabtu minggu tanggal 4-5 Yayan di Semarang, hari Minggu malem dia berangkat ke Solo untuk bekerja, dan hari Senin malam dia ke Semarang lagi untuk menyelesaikan masalah ini. Aku bersyukur.
Di lain cerita aku terus dan terus bertengkar denganYayan. Dulu yang ibarat kami satu kata dan satu hati, kali ini that’s bullshit. Semuanya berbeda. Keinginan, persepsi, harapan, semua beda. Bahkan saking sibuknya saat bertemu, tidak sempat kami untuk memperhatikan hal-hal romantis. Kami sibuk membeli ini dan itu dan kami sibuk bertengkar.
Saat ini, progress persiapan menjelang 75 persen. Untuk bulan ini target penyelesaian adalah Foto, Undangan, dan selesainya proses pembuatan baju dan seragam keluargaku.
Hm.. anyway aku sadar, seharusnya aku dapat bersyukur dengan segala kondisi yang ada padaku. Saat aku dalam masalah mungkin juga Dyas, Alit, Mbem, dan Ariey berada dalam masalah lain yang tidak diketahui oleh sama lain. Karna hell yes, semua orang mempunya problema masing-masing. Dan pada saat kita bersyukur, saat itu pula kita akan dengan mudah menjalaninya.
Dan saat ini saya berusaha menikmati proses ini (baca: bersyukur, red)..

C o n f e s s i o n

Yang terjadi sebelumnya adalah aku terlalu mengharapkan kehadiran kalian pada pernikahanku yang menjadikan aku sangat kecewa saat Dyas menyampaikan kemungkinan bahwa Zaki tidak bisa hadir yang otomatis sebagian dari kalian juga tidak dapat hadir. Tapi kemudian aku sadar bahwa kita tidak bisa terlalu idealis terhadap apapun. Karena di dunia ini tidak ada yang pasti. Semuanya unpredictable. Dan kali ini aku berdoa semoga aku beruntung. Beruntung untuk mendapatkan semua sesuai keinginan, including attandance of my friends on my special day.

Love you Camisole!

- Wulan -

1 komentar:

  1. masih sibuk nyiapin big day ya lan??? gw di sini lagi blunder sendiri huf....huf...
    tapi lbh baik blunder, karena banyak yang di kerjain dari pada blunder karena ngga ada yang dikerjain :D

    Blog gw nyusul ya...

    lagi ngejar deadline

    BalasHapus